
Pake Face Recognition, KAI Hemat Belasan Ribu Rol Kertas!
Pake Face Recognition, KAI Hemat Belasan Ribu Rol Kertas Yang Menjadi Strategi Terbaru Mereka Dalam Mobilitasnya. Mereka telah menerapkan teknologi yaitu Pake Face Recognition Boarding Gate di 22 stasiun besar. Tentunya untuk mempermudah proses boarding penumpang. Teknologi ini memungkinkan penumpang untuk masuk ke peron hanya dengan memverifikasi wajahnya. Dan juga menggantikan kebutuhan tiket fisik. Sejak penerapan sistem ini hingga Agustus 2025. Namun tercatat sebanyak 7.478.690 pelanggan telah memanfaatkan layanan tersebut.
Pake Face Recognition Boarding Gate membawa dampak signifikan pada penghematan kertas tiket. Dalam delapan bulan terakhir, KAI berhasil menghemat 18.697 rol kertas tiket. Serta yang nilainya mencapai sekitar Rp274,37 juta. Selain efisiensi biaya, sistem ini juga mempercepat proses boarding karena verifikasi wajah hanya memerlukan waktu sekitar satu detik. Sehingga antrean di pintu masuk peron dapat di minimalkan. Penumpang hanya perlu mendaftar sekali dengan membawa e-KTP. Dan juga melakukan perekaman sidik jari di loket Check In Counter atau melalui aplikasi KAI. Maka proses verifikasi di setiap perjalanan berikutnya yang menjadi jauh lebih praktis.
KAI Hemat 18.697 Rol Kertas Dengan Face Recognition Yang Lebih Praktis
Kemudian juga masih membahas KAI Hemat 18.697 Rol Kertas Dengan Face Recognition Yang Lebih Praktis. Dan fakta menarik lainnya adalah:
Efisiensi Waktu Boarding
Penerapan teknologi Face Recognition Boarding Gate oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak hanya menghemat kertas tiket. Akan tetapi juga membawa efisiensi signifikan dalam proses boarding penumpang. Dengan sistem ini, penumpang cukup memverifikasi wajah mereka di pintu boarding untuk dapat mengakses peron. Dan juga menggantikan pemeriksaan tiket fisik atau digital yang biasanya memakan waktu lebih lama. Proses verifikasi wajah ini hanya memerlukan waktu sekitar satu detik. Terlebihnya untuk setiap penumpang, sehingga antrean di pintu masuk peron. Serta yang nantinya dapat di kurangi secara drastis, terutama pada jam-jam sibuk. Efisiensi waktu ini berdampak positif pada kenyamanan penumpang. Dengan antrean yang lebih singkat, penumpang dapat masuk ke kereta dengan lebih cepat dan lancar. Kemudian juga mengurangi risiko terlambat naik kereta akibat antrian panjang.
Teknologi Canggih KAI: Boarding Gate Tanpa Kertas
Selain itu, masih membahas Teknologi Canggih KAI: Boarding Gate Tanpa Kertas. Dan fakta menarik lainnya adalah:
Pendaftaran Sekali Seumur Hidup
Salah satu keunggulan dari sistem Face Recognition Boarding Gate yang di terapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tentunya adalah konsep pendaftaran sekali seumur hidup. Dan penumpang hanya perlu melakukan pendaftaran awal satu kali. Terlebihnya untuk dapat menggunakan layanan ini setiap kali naik kereta. Sehingga tidak perlu mengulangi proses verifikasi di setiap perjalanan. Pendaftaran ini dilakukan dengan membawa e-KTP dan melakukan perekaman sidik jari di loket Check In Counter (CIC). Ataupun juga melalui aplikasi Access by KAI. Proses pendaftaran awal ini relatif sederhana dan cepat. Namun menjadi fondasi penting bagi sistem Face Recognition Boarding Gate. Setelah data wajah dan sidik jari penumpang tersimpan. Kemudian juga sistem dapat mengenali penumpang secara otomatis setiap kali mereka akan naik kereta. Hal ini memungkinkan akses ke peron menjadi lebih cepat. Karena penumpang tidak lagi harus menunjukkan tiket fisik atau e-ticket untuk di verifikasi.
Teknologi Canggih KAI: Boarding Gate Tanpa Kertas Yang Efektif
Selanjutnya juga masih membahas Teknologi Canggih KAI: Boarding Gate Tanpa Kertas Yang Efektif. Dan fakta menarik lainnya adalah:
Keamanan Data Terjamin
Salah satu aspek penting dari penerapan Face Recognition Boarding Gate oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tentunya adalah keamanan data penumpang yang terjamin. Sistem ini menyimpan informasi pribadi penumpang, termasuk data wajah dan sidik jari. Serta yang di gunakan untuk verifikasi identitas saat boarding. KAI memastikan bahwa seluruh data yang tersimpan di dalam sistem di lindungi sesuai. Tentunya dengan standar keamanan informasi internasional, yaitu ISO 27001. Dengan standar ini, seluruh proses pengumpulan, penyimpanan, dan penggunaan data penumpang di awasi secara ketat untuk mencegah kebocoran. Dan juga penyalahgunaan, atau akses tidak sah. Selain itu, sistem Face Recognition Boarding Gate memberikan kontrol penuh kepada penumpang atas data mereka. Penumpang memiliki hak untuk meminta penghapusan data kapan saja.
Jadi itu dia beberapa fakta menarik dari 18.697 rol kertas dengan Pake Face Recognition.